Home Opini SINERGI ULAMA-UMARO, KH YUSUF AL-MUBAROK DAN KAPOLRI PERKUAT SILATURAHMI KEBANGSAAN DI BANTEN

SINERGI ULAMA-UMARO, KH YUSUF AL-MUBAROK DAN KAPOLRI PERKUAT SILATURAHMI KEBANGSAAN DI BANTEN

85
0
SHARE
SINERGI ULAMA-UMARO, KH YUSUF AL-MUBAROK DAN KAPOLRI PERKUAT SILATURAHMI KEBANGSAAN DI BANTEN

 

SERANG, menaramadinahnews.com – Pesanggrahan Tjimande Banten Indonesia (PTBI) di Walantaka, Kota Serang, Banten resmi diperkenalkan kepada publik dalam sebuah acara silaturahmi kebangsaan yang dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama para kyai sepuh, ulama, dan tokoh jawara Banten.

Momentum tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara ulama dan umaro dalam menjaga persatuan bangsa serta melestarikan warisan budaya pencak silat Tjimande sebagai jati diri bangsa Indonesia.

Dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut, tampak hadir KH. Yusuf Al-Mubarok sebagai tuan rumah dan inisiator kegiatan, bersama jajaran pimpinan Polri, tokoh masyarakat, dan keluarga besar PTBI.

Kapolri dalam kesempatan tersebut mengapresiasi peran para ulama dan jawara Banten yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas dan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil alamin di tengah masyarakat.

"Pesanggrahan ini bukan hanya tempat pelestarian silat, tetapi menjadi rumah silaturahmi kebangsaan. Di sinilah nilai agama, budaya, dan kebangsaan bertemu untuk memperkuat persatuan," ujar salah satu tokoh yang hadir dalam acara tersebut.

Sementara itu, KH. Yusuf Al-Mubarok menyampaikan bahwa PTBI didirikan sebagai wadah untuk merawat tradisi Tjimande yang berakar dari nilai-nilai spiritual dan kebangsaan.

"Alhamdulillah, dengan kehadiran Bapak Kapolri dan para kyai sepuh, kami berharap PTBI bisa menjadi jembatan antara tradisi pesantren, budaya jawara, dan semangat kebangsaan. Ulama dan umaro harus terus bersama menjaga umat dan bangsa," ungkapnya.

Acara peresmian ditandai dengan doa bersama dan pemakaian selempang PTBI sebagai simbol kehormatan dan kebersamaan. Suasana kekeluargaan tampak kental, mencerminkan kuatnya ikatan antara aparat penegak hukum, ulama, dan masyarakat adat Banten.

Dengan diresmikannya pesanggrahan ini, diharapkan PTBI Walantaka dapat menjadi pusat pembinaan generasi muda yang berakhlak, berbudaya, dan berjiwa nasionalis, serta menjadi contoh nyata pelestarian budaya lokal yang disinergikan dengan program Polri dalam menjaga Kamtibmas.

Keterangan Foto: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama KH Yusuf Al-Mubarok dan jajaran kyai serta jawara Banten dalam acara Peresmian Pesanggrahan Tjimande Banten Indonesia (PTBI) Walantaka, Serang. (Foto: Dok. Istimewa PTBI)

Kontributor: Diar Mandala – Serang, Banten
Editor: Redaksi