Home infokampus Tim debat Mahasiwa Uniska , saat tanding dalam kompetisi debat Nasional

Tim debat Mahasiwa Uniska , saat tanding dalam kompetisi debat Nasional

55
0
SHARE
Tim debat Mahasiwa Uniska , saat tanding dalam kompetisi debat Nasional


Surabaya-Tim Lex Prakarsa dari Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri meraih Juara I cabang debat tingkat nasional dalam ajang UNLEASH: UNESA 5 Debate & Essay Competition.

 Pada pertandingan final yang berlangsung secara daring melalui Zoom. Sabtu Kemarin tim Uniska Kediri mengungguli Tim 3 SKS dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dengan perolehan 1.092 poin berbanding 1.079 poin.

Proses persiapan dan keikutsertaan tim mendapat bimbingan dari Dr. Topan Yulia Pratama, S.H., M.H., David Novan Setyawan, S.H., M.H.; dan Dr. Siciliya Mardian Yoel, S.H., M.H. Menurut Dhea Ananda mengatakan arahan para dosen, dan dukungan fakultas dan universitas, serta fasilitas yang diberikan membantu menghadapi kompetisi.

“Prestasi ini bukan semata-mata hasil kerja individu, melainkan hasil kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, Fakultas Hukum, dan universitas,” ujar Dhea Ananda.
Menurut David pembimbing para mahasiswa, sebelum mereka bertanding, kita latih di ruangan dosen. "Para dosen pembimbing menjadi lawan untuk mematahkan argumen tim mahasiswa" Ujar David.

Hal yang sama juga di katakan Dr. Topan Yulia Pratama Setelah meraih juara, Tim Lex Prakarsa berencana terus meningkatkan kemampuan riset, analisis hukum, dan berbicara di depan umum. Mereka harus bertekad  untuk meningkatkan diri untuk mengikuti kompetisi debat, legal opinion, esai, maupun ajang akademik lain yang relevan dengan bidang hukum", ujar Topan dosen ahli tata negara penuh semangat.

Topan menambahkan agar para mahasiswa tidak ragu mengambil kesempatan dan tidak menunggu merasa sempurna untuk mulai berkompetisi.

“Jangan takut untuk memulai, jangan menyerah dalam proses, dan jangan pernah meremehkan potensi diri sendiri. Sebab, prestasi yang belum pernah diperjuangkan tidak akan pernah kita ketahui hasilnya" ujar Topan .

Menurut salah satu anggota  tim Zilula Ibrahim Almas, dan Hamdan Dzaki  Mustifa, arahan para dosen, dukungan fakultas dan universitas, serta fasilitas yang diberikan membantu mereka menghadapi kompetisi dengan lebih siap.

“Kami memandang prestasi ini bukan semata-mata hasil kerja individu, melainkan hasil kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, Fakultas Hukum, dan universitas,” ujar Zilullah.

Setelah meraih juara, Tim Lex Prakarsa berencana terus meningkatkan kemampuan riset, analisis hukum, dan berbicara di depan umum. Mereka juga membuka diri untuk mengikuti kompetisi debat, legal opinion, esai, maupun ajang akademik lain yang relevan dengan bidang hukum. Fid